قُلْ هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۖ قَلِيلًۭا مَّا تَشْكُرُونَ
Katakanlah (wahai Muhammad): "Allah yang menciptakan kamu (dari tiada kepada ada), dan mengadakan bagi kamu pendengaran dan penglihatan serta hati (untuk kamu bersyukur, tetapi) amatlah sedikit kamu bersyukur".— Terjemahan Basmeih
Allah yang menciptakan kamu dari tiada, memberikan nikmat pendengaran, penglihatan, dan hati nurani untuk bersyukur. Namun kamu amat sedikit bersyukur atas nikmat-nikmat besar ini.
Ayat ini melanjutkan konteks Surah al-Mulk tentang keesaan Allah dan kekuasaannya. Sebelumnya Allah menyebut penciptaan langit berlapis tujuh; di sini Allah mengingatkan penciptaan manusia dan nikmat indera sebagai bukti tauhid dan alasan untuk bersyukur.
Al-Jalalayn: 'Ansha'akum' bermaksud menciptakan kamu. 'Al-sama' wa-al-absar wa-al-af'idah' ialah pendengaran, penglihatan, dan hati (qulub). 'Qalilan ma tashkurun' — 'ma' adalah zaidah (penambah makna), dan ayat ini memberitahu bahwa kamu amat sedikit bersyukur atas nikmat-nikmat ini. Ibn Kathir menjelaskan dalam konteks yang lebih luas bahwa ayat ini menegur orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah padahal mereka tahu Allah saja yang memberi, merawat, dan menolak. Mereka tahu ini tetapi tetap dalam kesesatan dan keangkuhan.
Allah mengingatkan tiga nikmat paling asas: mendengar, melihat, dan berpikir (hati). Ketiga-tiganya adalah alat untuk mengenal Allah dan bersyukur. Namun realiti kita: berapa kali kita dengar ayat Quran tapi hati tak tergugah? Berapa kali mata melihat keindahan ciptaan tapi lupa Pencipta? Berapa kali hati kita gunakan untuk hal dunia semata, bukan untuk mengingat Allah? Ayat ini adalah teguran lembut: kita diberi alat sempurna untuk mengenal Tuhan, tapi kita sedikit sekali bersyukur. Ini panggilan untuk sadar dan berubah.
- Hari ini, setiap kali mendengar sesuatu yang baik (adzan, Quran, nasihat), berhenti sejenak dan ucapkan 'Alhamdulillah' dengan hati, bukan sekadar lidah.,- Gunakan mata untuk melihat tanda-tanda Allah (keindahan alam, wajah orang tersayang, keajaiban ciptaan) dan renungkan kebesaran Penciptanya, minimal 5 minit.,- Minta hati untuk berpikir mendalam tentang satu nikmat Allah hari ini, dan tulis atau bagikan satu cara bersyukur yang konkret (misal: bantu orang lain, ajarkan ilmu, jaga kesehatan).
Masuk untuk tulis nota pada ayat ini.
📚Rujukan kitab tafsir (sumber)
Lihat teks asal (Arab)
قَوْلُهُ تَعَالَى: ﴿قُلْ هُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ﴾ أَمَرَ نَبِيَّهُ أَنْ يُعَرِّفَهُمْ قُبْحَ شِرْكِهِمْ مَعَ اعْتِرَافِهِمْ بِأَنَّ اللَّهَ خَلَقَهُمْ. (وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصارَ وَالْأَفْئِدَةَ) يَعْنِي الْقُلُوبَ (قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ) أَيْ لَا تَشْكُرُونَ هَذِهِ النِّعَمَ، وَلَا تُوَحِّدُونَ اللَّهَ تَعَالَى. تَقُولُ: قلما أفعل كذا، أي لا أفعله.